PSIKOLOGI UMUM
PSIKOLOGI UMUM
Kata
psikologi sendiri berasal dari bahasa Yunani: Psyche yang berarti jiwa
dan Logos yang berarti ilmu, jadi secara harfiah psikologi berarti ilmu
yang mempelajari tentang jiwa. Sebelum psikologi berdiri sebagai ilmu
pengetahuan pada tahun 1879, psikologi dipelajari oleh filsafat dan ilmu faal.
Filsafat sudah mempelajari gejala-gejala kejiwaan sejak 500 atau 600 tahun
sebelum Masehi, yaitu melalui filsuf-filsuf
Yunani Kuno seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles.
Rene
Descartes, seorang filsuf Prancis pernah mencetuskan definisi bahwa psikologi
adalah ilmu tentang kesadaran. George Berkeley seorang filsuf Inggris,
mengemukakan pendapat bahwa psikologi adalah ilmu tentang penginderaan
(persepsi)
Para
dokter berpendapat bahwa jiwa erat sekali hubungannya dengan susunan syaraf dan
reflex-refleks. Sir Charles Bell dan Francois Magensie yang menemukan
syaraf-syaraf sensorik dan syaraf-syaraf motorik (yang memengaruhi gerak dan
kelenjar-kelenjar), para ahli kemudian menemukan berbagai hal, antara lain pusat
bicara di otak (Paul Brocca) dan mekanisme refleks (Marshal Hall). Ivan Pavlov
mendefinisikan psikologi sebagai ilmu tentang refleks dank arena itu psikologi
tidak berbeda dari ilmu faal.
Definisi
psikologi menurut beberapa ahli :
·
Clifford
T. Morgan
Psikologi
adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan.
·
Edwin
G. Boring dan Herbert S. Langfeld
Psikologi
adalah studi tentang hakekat manusia.
·
Garden
Murphy
Psikologi
adalah ilmu yang memperalajari respons yang diberikan oleh makhluk hidu terhadap
lingkungannya.
·
Dr.
Singgih Dirgagunarsa
Psikologi
adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia.
·
Plato
dan Aristoteles
Psikologi
ialah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya
sampai akhir.
·
John
Broadus Watson
Psikologi
sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku nampak dengan
menggunakan metode observasi yang obyektif terhadap rangsang (respons).
·
Wilhelm
Wundt
Psikologi
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul
dalam diri manusia.
·
Woodworth
dan Marquis
Psikologi
adalah ilmu pengetahuan yang mempealajari aktivitas individu dari sejak masih
dalam kandungan sampai meninggal dunia dalam hubungannya dengan alam sekitar.
·
Knight
and Knight
Psychology
may be defined as the systematic study of experience and behavior, human and
animal, normal and abnormal, individual and social.
·
Hilgert
Psychology
may be defined as the science that studies the behavior of men and other
animals.
·
Ruch
Psychology
is sometimes defined as the study man, but this definition is too broad. The
truth is psychology is partly biological science and partly a social science,
overlapping these two major areas and relating them each other.
Kesimpulan dari beberapa definisi di
atas kiranya seperti ini
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia
dalam hubungan dengan lingkungannya.
Dari definisi di atas terdapat
beberapa unsur:
·
Ilmu
Pengetahuan
Suatu kumpulan
pengetahuan yang tersusun secara sistemtis dan mempunyai metode-metode
tertentu.
·
Tingkah
Laku
Tingkah laku
disini adalah perbuatan-perbuatan yang terbuka maupun yang tertutup.
·
Manusia
Objek materiil
psikologi mengarah kepada manusia oleh karena itu manusialah yang paling
berkepentingan dengan ilmu ini. Hewan masih menjadi objek studi psikologi,
tetapi hanya sebagai perbandingan.
·
Lingkungan
Tempat di mana
manusia itu hidup, menyesuaikan dirinya (adaptasi) dan mengembangkan dirinya.
Hubungan
Psikologi dengan Ilmu Lain
a.
Psikologi
dengan Biologi
Biologi
merupakan ilmu yang mempelajari tentang kehidupan. Oleh karena itu baik biologi
maupun psikologi sama –sama membicarakan manusia. Kurang sempurna kalau kita
mempelajari psikologi tanpa mempelajari biologi khususnya antropobiologi maupun
fisiologi, justru karena ilmu-ilmu ini membantu dalam mempelajari psikologi.
b.
Psikologi
dengan Sosiologi
Baik psikologi
maupun sosiologi yang membicarakan manusia, tidaklah mengherankan kalau pada
suatu waktu ada titik-titik pertemuan di dalam meninjau manusia itu, misalnya
soal tingkah laku. Tinjauan sosiologi yang penting ialah hidup
bermasyarakatnya, sedangkan psikologi ialah bahwa tingkah laku sebagai
manifestasi hidup kejiwaan, yang didorong oleh motif tertentu hingga manusia
itu bertingkah laku atau berbuat.
c.
Psikologi
dengan Filsafat
Manusia sebagai
makhluk hidup juga merupakan objek dari filsafat yang antara lain membicarakan
soal hakikat kodrat manusia, tujuan hidup manusia dan sebagainya.
d.
Psikologi
dengan Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu
pengetahuan alam mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan psikologi.
Dengan memisahkan diri dari filsafat, ilmu pengetahuan alam mengalami kemajuan
yang cukup cepat, hingga ilmu pengetahuan alam menjadi contoh bagi perkembangan ilmu-ilmu lain termasuk
psikologi, khususnya metode ilmu pengetahuan alam mempengaruhi perkembangan
metode psikologi
Itulah beberapa ilmu yang berkaitan
dengan ilmu psikologi, tetapi masih banyak lagi ilmu lain yang juga berkaitan.
Ruang Lingkup
Psikologi
Ditinjau dari segi objeknya,
psikologi dapat dibedakan dalam dua golongan yang besar, yaitu :
1.
Psikologi
yang menyelidiki dan mempelajari manusia
2.
Psikologi
yang menyilidiki dan mempelajari hewan, yang umumnya lebih tegas disebut
psikologi hewan
Psikologi ada yang bersifat umum dan
ada yang bersifat khusus. Psikologi umum ialah psikologi yang menyelidiki dan
mempelajari kegiatan-kegiatan atau aktivitas-aktivitas psikis manusia pada
umumnya yang dewasa, yang normal, dan yang beradab.
Sedangkan psikologi khusus ialah
psikologi yang menyelidki dan mempelajari segi-segi kekhususan dari
aktivitas-aktivitas psikis manusia. Psikologi khusus ini ada bermacam-macam,
antara lain :
1.
Psikologi
perkembangan
Yaitu psikologi
yang mempelajari perkembangan psikis manusia dari masa bayi sampai masa tua,
yang mencakup :
a.
Psikologi
anak (masa bayi)
b.
Psikologi
puber dan adolesensi
c.
Psikologi
orang dewasa
d.
Psikologi
orang-tua
2.
Psikologi
sosial
Yaitu psikologi
yang khusus membicarakan tentang tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan
situasi sosial
3.
Psikologi
pendidikan
Yaitu psikologi
yang khusus menguraikan kegiatan-kegiatan manusia dalam hubungannya dengan
situasi pendidikan, misalnya cara menarik perhatian agar pelajaran dapat dengan
mudah diterima.
4.
Psikologi
kepribadian dan tipologi
Yaitu psikologi
yang khusus menguraikan tentang struktur pribadi manusia mengenai tipe-tipe
kepribadian
5.
Psikopatolgi
Yaitu psikologi
yang khusus menguraikan mengenai keadaan psikis yang tidak normal (abnormal)
6.
Psikologi
kriminil
Yaitu psikologi
yang khusus berhubungan dengan soal kejahatan atau kriminalitas
7.
Psikologi
perusahaan
Yaitu psikologi
yang khusus berhubungan dengan soal-soal perusahaan
Psikolgi khusus masih berkembang
terus sesuai dengan bidang-bidang berperannya psikologi.
Di samping psikologi dipelajari
secara praktis psikologi dapat dipelajari secara teoritik. Psikologi dipelajari
secara teoritik apabila orang dalam mempelajari psikologi itu demi ilmu itu
sendiri, tidak dihubungkan dengan segi praktik. Dalam segi yang praktis ini
orang mencari jalan bagaimana dapat mempraktikkan psikologi untuk kehidupan
sehari-hari
Jadi, dalam mempelajari psikologi
ini, kita akan membatasi diri pada tingkah laku manusia, karena manusia adalah
makhluk Tuhan yang tertinggi derajatnya di antara makhluk-makhluk yang lain di
alam ini.
Sumber :
Sarwono, Dr. Sarlito Wirawan. 1996. Pengantar
Umum Psikologi. Jakarta: Bulan Bintang
Ahmadi, Drs. H. Abu. 1992. Psikologi
Umum. Jakarta: PT Rineka Cipta
Walgito, Drs. Bimo. 1990. Pengantar
Umum Psikologi. Yogyakarta: Andi Offset
Komentar
Posting Komentar